Misalkan sebuah perusahaan bernama CosCom, inc membutuhkan sistem komputerisasi penjualan barang. Dimana sebagai masukan (input) adalah pemesanan barang dari pelanggan berupa SO atau Sales Order alias bukti pemesanan barang. Selanjutnya bagian administrasi menerima SO dan memberikannya ke bagian gudang, dan bagian gudang merespon apakah barang yang dipesan ada atau tidak. Jika ada maka bag. administasi membuatkan faktur, sebaliknya jika barang kosong bag. administrasi memesan ke vendor ( Pemasok ).
Alur secara nalar seperti itu men, tapi untuk memudahkan dalam membuat sistem komputerisasi maka kita wajib membuat flowchart ( Diagram Alur Sistem ) seperti dibawah ini :
Kalian tau tentang OMT ? betul ( betul apanya, apaan mang OMT teh? ), kebetulan saya juga baru baca sedikit nih jadi misalkan kalian penasaran yaa explore sendiri kalau dibahas disini bisa panjang banget. Untuk kali ini saya menggunakan Model Objek, yang merupakan salah satu dari tiga teknik pemodelan objek atau Object Modelling Technique ( OMT ). Tujuannya adalah menentukan objek - objek apa saja yang akan digunakan untuk sistem yang dibuat, objek tadi dipakai untuk Table dalam desain Database program nantinya.
Model Objek dalam sistem penjualan ini adalah Pelanggan, Faktur, dan Barang. Ketiga Objek ini akan di bentuk dengan menggunakan Diagram Objek yaitu alat yang berbentuk persegi panjang dengan 3 bagian didalamnya ( nama objek, field, dan kumpulan metode ). Berikut Diagram Objek untuk sistem penjualan ini :
Saya jelaskan sedikit tentang 3NF, syarat dikatakan sudah mencapai 3NF adalah sebuah tabel tidak boleh terdapat Transitive Dependency artinya field bukan kunci tergantung pada field bukan kunci dalam satu tabel, ga ngerti ? ulangi bacanya. Berikut adalah bentuk 3NF-nya :
Sekian dulu bagian pertama ini saya buat di Hari Baru dan Umur Baru saya, terima kasih untuk Allah atas segala karunianya dan Orang Tua saya moga mereka mendapat cukup kebahagian dunia akhirat, Amien. Sampai ketemu di bagian kedua...wass
No comments:
Post a Comment